• Tugas Pokok dan Fungsi

Tugas Pokok Dan Fungsi

Tugas dan Fungsi Unsur Pelaksana

  1. Merencanakan, memimpin, mengkoordinasikan, membina, mengawasi dan mengendalikan serta mengevaluasi pelaksanaan Tugas dan fungsi BPBD.
  2. Merencanakan, mengkoordinasikan, membina, mengawasi dan mengendalikan serta mengevaluasi dibidang Sekretariat, Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Bidang Kedarurattan dan Logistik serta Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi.

1. Sekretariat

Sekretariat terdiri dari 3 sub bagian, yaitu :

Sub Bagian Perencanaan dan Evaluasi

Tugas bagian perencanaan dan evaluasi, antara lain :

  • Menyiapkan bahan perumusan kebijakan teknis dibidang perencanaan dan evaluasi;
  • Menyiapkan bahan penyusunan rencana program kegiatan BPBD;
  • Menyiapkan bahan pengkoordinasian pelaksanaan tugas dibidang perencanaan dan evaluasi;
  • Menyiapkan bahan penyusunan laporan kinerja BPBD;
  • Menyiapkan bahan penyusunan prosuk BPBD;
  • Menyiapkan bahan monitoring dan evaluasi BPBD;

Sub Bagian Keuangan

Tugas bagian keuangan, antara lain :

  • Menyiapkan bahan perumusan kebijakan teknis di bidang keuangan;
  • Menyiapkan bahan penyusunan rencana program dan rencana kerja anggaran di bidang keuangan;
  • Menyiapkan bahan pengkoordinasian pelaksanaan tugas di bidang keuangan;
  • Menyiapkan bahan monitoring, evaluasi , dan pelaporan di bidang keuangan;

Sub Bagian Umum dan Kepegawaian

Tugas bagian umum dan kepegawaian, antara lain  :

  • Menyiapkan bahan perumusan kebijakan teknis di bidang umum dan kepegawaian;
  • Menyiapkan bahan pengkoordinasian pelaksanaan tugas di bidang kepegawaian;
  • Menyiapkan bahan urusan surat menyurat, kearsipan, keperpustakaan, perjalanan dinas, dokumentasi, keprotokolan dan kehumasan;
  • Menyiapkan bahan pelaksanaan pengadaan, inventaris, pemeliharaan sarana prasarana kantor;
  • Menyiapkan bahan dan menghimpun Peraturan Perundang di bidang umum dan kepegawaian;
  • Menyiapkan bahan pelaksanaan urusan rumah tangga dan perlengkapan;
  • Menyiapkan bahan pengelolahan administrasi kepegawaian;

2. Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan

Merencanakan, mengkoordinasikan dan membina, mengawasi dan mengendalikan serta mengevaluasi bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan.

Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan terdiri dari 2 seksi, yaitu :

Seksi Pencegahan

Tugas Seksi Pencegahan, antara lain  :

  • Menyiapkan bahan perumusan kebijakan teknis dibidang pencegahan;
  • Menyiapkan bahan identifikasi dan pengenalan secara pasti terhadap sumber bahaya atau ancaman bencana;
  • Menyiapkan bahan pengontrolan terhadap penguasaan dan pengelolaan sumber daya alarn yang secara tiba-tiba dan/atau berangsur berpotensi menjadi sumber bahaya bencana
  • Menyiapkan bahan perumusan kebijakan teknis dibidang pencegahan;
  • Menyiapkan bahan identifikasi dan pengenalan secara pasti terhadap sumber bahaya atau ancaman bencana;
  • Menyiapkan bahan pemantauan penggunaan teknologi yang secara tiba-tiba dan/atau berangsur berpotensi menjadi sumber ancaman atau bahaya bencana;
  • Menyiapkan bahan pelaksanaan pendataan, pemetaan dan informasi potensi daerah rawan bencana (sekaligus sebagai bahan masukan. penataan ruang dan pengelolaan lingkungan hidup);
  • Menyiapkan bahan pelaksanaan pencegahan dini terhadap potensi rawan bencana;
  • Menyiapkan bahan "pembinaan, pemantauan, pengawasan dan pengendalian di bidang Pencegahan;

Seksi Kesiapsiagaan

Tugas Seksi Kesiapsiagaan, antara lain  :

  • Menyiapkan bahan perumusan kebijakan teknis dibidang pencegahan;
  • Menyiapkan bahan identifikasi dan pengenalan secara pasti terhadap sumber bahaya atau ancaman bencana;
  • Menyiapkan bahan pemantauan penggunaan teknologi yang secara tiba-tiba dan/atau berangsur berpotensi menjadi sumber ancaman atau bahaya bencana;
  • Menyiapkan bahan pelaksanaan pendataan, pemetaan dan informasi potensi daerah rawan bencana (sekaligus sebagai bahan masukan. penataan ruang dan pengelolaan lingkungan hidup);
  • Menyiapkan bahan pelaksanaan pencegahan dini terhadap potensi rawan bencana;
  • Menyiapkan bahan perumusan kebijakan teknis di bidang Kesiapsiagaan;
  • Menyiapkan bahan penyusunan rencana program dan rencana kerja anggaran di bidang Kesiapsiagaan;
  • Menyiapkan bahan penyusunan rencana aksi daerah;
  • Menyiapkan bahan pengkoordinasian pelaksanaan tugas di bidang Kesiapsiagaan;
  • Menyiapkan bahan penyusunan dan uji coba rencana penanggulangan kedaruratan bencana;
  • Menyiapkan bahan pengorganisasian, pemasangan, dan pengujian sistem peringatan dini;
  • Menyiapkan bahan penyediaan dan penyiapan barang pasokan pemenuhan kebutuhan dasar;
  • Menyiapkan bahan pengorganisasian, penyuluhan, pelatihan, dan gladi tentang mekanisme tanggap darurat;
  • Menyiapkan bahan pelaksanaan penyiapan lokasi evakuasi;
  • Menyiapkan bahan penyusunan data akurat, informasi, dan pemutakhiran prosedur tetap tanggap darurat bencana;
  • Menyiapkan bahan pelaksanaan penyediaan dan penyiapan bahan, barang, dan peralatan untuk pemenuhan pemulihan prasarana dan sarana.

3. Bidang Kedaruratan dan Logistik

Merencanakan, memimpin, mengkoordinasikan, membina, mengawasi dan mengendalikan serta mengevaluasi di bidang Kedaruratan dan logistik.

Bidang Kedaruratan dan Logistik terdiri dari 2 seksi, yaitu :

Seksi Kedaruratan

Tugas Seksi Kedaruratan, antara lain  :

  • Menyiapkan bahan perumusan kebijakan teknis di bidang Kedaruratan;
  • Menyiapkan bahan pelaksanaan pengkajian secara cepat dan tepat terhadap lokasi, kerusakan, dan surnber daya;
  • Menyiapkan bahan pelaksanaan penentuan status keadaan darurat bencana;
  • Menyiapkan bahan pelaksanaan penyelamatan dan evakuasi masyarakat terkena bencana;
  • Menyiapkan bahan pelaksanaan perlindungan terhadap kelompok rentan;
  • Menyiapkan bahan pemenuhan kebutuhan dasar;
  • Menyiapkan bahan pelaksanaan penanganan tanggap darurat terhadap kejadian bencana;
  • Menyiapkan bahan peralatan dan pelaksanaan operasional penanggulangan bencana;
  • Menyiapkan bahan pelaksanaan kerja sama dengan instansi terkait dalam penyiapan tempat evakuasi;

Seksi Logistik

Tugas Seksi Logistik, antara lain  :

  • Menyiapkan bahan perumusan kebijakan teknis di bidang Logistik;
  • Menyiapkan bahan penyusunan rencana program dan rencana kerja anggaran di bidang Logistik;
  • Menyiapkan bahan pengkoordinasian petaksanaan tugas di bidang Logistik;
  • Menyiapkan bahan pelaksanaan pengeiolaan logistik, perbekalan, sarana prasarana tanggap darurat penanganan bencana;
  • Menyiapkan bahan pelaksanaan pengangkutan peralatan penanggulangan bencana;
  • Menyiapkan bahan penyajian data dan informasi di bidang Logistik;
  • Menyiapkan bahan pembinaan, pernantauan, pengawasan dan pengendalian di bidang Logistik;
  • Menyiapkan bahan monitoring, evaluasi dan pelaporan di bidang Logistik;
  • Menyiapkan bahan penyusunan laporan realisasi anggaran Seksi Logistik;
  • Menyiapkan bahan penyusunan laporan kinerja program Seksi Logistik;
  • Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Badan sesuai dengan bidang tugasnya.

4. Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi

Merencanakan, memimpin, mengkoordinasikan, membina, mengawasi dan mengendalikan serta mengevaluasi di bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi.

Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi terdiri dari 2 seksi, yaitu :

Seksi Rehabilitasi

Tugas Seksi Rehabilitasi, antara lain  :

  • Menyiapkan bahan perumusan kebijakan teknis di bidang Rehabilitasi;
  • Menyiapkan bahan pelaksanaan perbaikan lingkungan daerah bencana;
  • Menyiapkan bahan.pelaksanaan perbaikan prasarana dan sarana umum;
  • Menyiapkan bahan pelaksanaan pemberian bantuan perbaikan rumah masyarakat;
  • Menyiapkan bahan pelaksanaan pemulihan sosial psikologis;
  • Menyiapkan bahan pelaksanaan pelayanan kesehatan;
  • Menyiapkan bahan pelaksanaan rekonsiliasi dan resolusi konflik;
  • Menyiapkan bahan pelaksanaan pemulihan sosial ekonorni budaya;
  • Menyiapkan bahan pelaksanaan pemulihan keamanan dan ketertiban;
  • Menyiapkan bahan pengendalian pengumpulan dan penyaluran dana dan barang bantuan bencana;
  • Menyiapkan bahan perencanaan kebutuhan—kebutuhan dalam pemberian bantuan kepada masyarkat korban bencana;

Seksi Rekonstruksi

Tugas Seksi Rekonstruksi, antara lain  :

  • Menyiapkan bahan perumusan kebijakan teknis di bidang Rekonstruksi;
  • Menyiapkan bahan pelaksanaan pembangunan kembali prasarana dan sarana;
  • Menyiapkan bahan pelaksanaan pembangunan kembali sarana sosial masyarakat;
  • Menyiapkan bahan pelaksanaan pembangkitan kembali kehidupan sosial budaya masya-akat;
  • Menyiapkan bahan pelaksanaan penerapan rancang bangun yang tepat dan penggunaan peralatan yang Iebih baik dan tahan bencana;
  • Menyiapkan bahan pelaksanaan partisipasi dan peran serta lembaga dan organisasi kemasyarakatan, dunia usaha, dan masyarakat;
  • Menyiapkan bahan perencanaan pembangunan kembali daerah bencana bersama Instansi terkait;
  • Menyiapkan bahan pelaksanaan peningkatan kondisi sosial, ekonomi, dan budaya;
  • Menyiapkan bahan pelaksanaan peningkatan fungsi pelayanan publik;
  • Menyiapkan bahan pembinaan, pemantauan, pengawasan dan pengendalian di bidang Rekonstruksi;
  • Menyiapkan bahan monitoring, evaluasi dan pelaporan di bidang Rekonstruksi;