Detail Berita
Upacara Harkitnas 2018
  • 25-05-2018 / 01:49 - Kategori Berita : Lainnya


JAKARTA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada hari ini turut memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke 110 tahun 2018. Upacara peringatan diikuti oleh pejabat dan staf BNPB dengan mengenakan seragam Korpri bagi PNS dan batik lengan panjang bagi tenaga pendukung di halaman gedung Graha BNPB (21/5). Sebanyak 800 lebih personil BNPB mengikuti dengan hikmat kegiatan ini sebagai salah satu aspek perilaku kerja pegawai yang berintegritas, komitmen dan disiplin.

Inspektur Utama BNPB, Bintang Susmanto selaku Inspektur Upacara menyampaikan sambutan dari Menteri Komunikasi dan Informatika RI. Dalam pidatonya disebutkan bahwa berdasarkan data Badan Pusat Statistik, rentang masa ini akan berpuncak nanti pada tahun 2028 sampai 2031, yang berarti tinggal 10-13 tahun lagi, dimana pada saat itu, angka ketergantungan penduduk diperkirakan mencapai titik terendah yaitu 46,9 persen. 

Sesuai arahan Presiden Joko Widodo dalam berbagai kesempatan, insitusi negaran bersama dunia pendidikan, dunia industri dan bisnis harus terus mendorong kesiapan sumberdaya manusia yang kompeten dibidang dengan melakukan terobosan-terobosan baru dalam pendidikan vokasi. Jurusan-jurusan baru, baik di tingkat pendidikan tinggi maupun juga di tingkat menengah, yang berkaitan dengan keahlian dan ilmu terapan. Kondisi ini harus terus  diciptakan untuk memasok industri akan tenaga terampil yang siap kerja dan siap berkompetisi.  

Wujud mendukung upaya tersebut, saat ini BNPB tengah membangun sekolah Politeknik Penanggulangan Bencana. “Hal ini senada dengan perintah Presiden, dimana BNPB telah melakukan terobosan baru dengan melakukan inovasi yang diharapkan dapat mencetak kader-kader bangsa yang tangguh dalam manajemen bencana” ucap Bintang. 

Selamat Hari Kebangkitan Nasional ke-110. Mari maknai peringatan tahun ini di lingkungan kita masing-masing, sesuai lingkup tugas kita masing-masing, untuk semaksimal mungkin memfasilitasi peningkatan kapasitas sumber daya manusia, terutama generasi muda, yang akan membawa kepada kejayaan bangsa di tahun-tahun mendatang. Terima kasih. Bangkit Indonesia!. (acu)

Penulis : Abdul Rahman Ismail